Jumat, Januari 23, 2015

GILI AIR-----perjalanan pertama 3 Gili (Air-Trawangan-Meno) dan Mataram----

Malam ini sekaligus mengusir galau usshhh,,,ussshhh....aku merangkai kenangan ke akhir tahun lalu saat bersama keluarga pergi ke Lombok untuk kedua kalinya, setelah sebelumnya pertama kali ke Lombok tahun 2009.

Mengingat kembali ke tanggal itu tepatnya 18-21 Desember 2014 menjadi temanku malam ini...saat gundah melanda dan tak seorangpun di dekatku, so lonely.....

Ok, bertemankan keyboard jemariku mulai merangkai kata ke waktu itu..
Tanggal 18 desember 2014 hari itu sebenarnya masih rangakian Hari Raya Galungan, tepatnya manis Galungan yang biasanya kita keluarga masih kumpul2 di kampung dan melakukan kegemaran yg menjadi tradisi keluarga. Namun sontak hari ini kami bergegas prepare sedari pagi karena kami harus check in di pelabuhan padangbai jam 9pagi.  Dengan beranggotakan 7orang dan tiket per/orang Rp. 285rb (tanpa dijemput yaa, krn kami bawa kendaraan sendiri, kalo mau di jemput hanya tambah Rp.40rb/orang) maka Wahana (fast boat) siap membawa kami ke Gili Air yg berangkat sekitar jam 9.30am dengan perkiraan waktu jam 11.20am kami sudah menepi di Gili Air, itu pun mampir sebentar di Sengigi untuk menurunkan penumpang lain yg mempunyai tujuan Sengigi. Semua penumpang dalam boat kami adalah bule, hanya kami dan crew boat yg lokal..sehingga bule-bule menikmati berjemur di dek atas boat, sedangkan kami setia di kursi penumpang,,,,pastinya gosong kalo gaya2an duduk di dek atas boat.
Untuk masalah waktu, tidak meleset jauh dari perkiraan....siang terik dan cuaca cerah kami berlabuh di Gili Air, pulau yg menjadi tujuan wisata kami selain 2 pulau pesohor lain saudaranya yakni Trawangan dan Meno.

Tiba di pulau ini di siang bolong tentu hal pertama yg kita pikirkan adalah menaruh bawaan kita di hotel dan relax sejenak, namun berhubung suara perut nyaring kami memutuskan makan siang terlebih dahulu sebagai bahan bakar untuk sampai di hotel, krn jarak hotel dr tempat penyebrangan lumayan masuk ke dalam.

Singkat kata nyampe hotel (walau sempet muter2 hehe) kita akhirnya merebahkan sejenak badan ini di empuknya kasur sambil mengamati sekeliling nuansa cottages yg asri. No plan untuk siang ini, kita hanya akan berenang di pool cottages sambil relaksasi..

Tak rasa waktu bergeser, mari mandi....mandi...dan kita akan menikmati suasana senja ke malam di pulau ini sambil cari makan malamlah...
Sebelum malam menghampiri, bolelah bersepeda sebentar agar laparnya lebih nusuk so makan jadi lahap..hap..hap...
Bermodalkan sepeda sewaan dr cottages kita sempet mengabadikan dlm video senyum canda kita sore ini di pulau Gili Air.





Ketika yg lain sudah lelah bersepeda, aku dan miswa serta nay tya raf masih mau menikmati suasana malam di Gili krn tidak ada malam lain, bsk sudah pindah pulau hehehe..
Suasana malam di gili air tidak seramai gili trawangan, yg denger2 dr pegawe cottages semakin krodit saat ini. Namun begitu tidak susah mencari tempat hiburan maupun tempat makan disini, karena Gili Air juga mulai berkembang setelah gili Trawangan. Walau malam dan hampir jam 10 kami tak urung kan niat menikmati gelato sebelum gerai gelatonya tutup.


Kami kembali ke cotteges dengan catatan janjian besok subuh sudah pada bangun dan kita akan olga pagi naik sepeda mengelilingi pulau nan elok ini. 




 








Dan ketika morning call by alarm bunyi, siap2lah kita...mari brangkat sambil menikmati keindahan matahari terbit. Kali inipun kami tidak bole berlama-lama alias mesti gerak cepat krn jam 9 kita mau nyebrang lagi lhooo ke gili Meno.









Bersepeda menikmati indahnya sepanjang pantai di Gili Air memberikan kesejukan dan ketenangan jiwa. Udara tanpa polusi sungguh susah di dapat...andai saja aku bisa berenang satu hal yg seharusnya dinikmati di pulau ini juga adalah menikmati pemandangan bawah laut, karena banyak wisatawan asing yg datang untuk menyelam dan snorkling di bagian timur dari Gili Air. Kita bisa mendatangi beberapa operator selam yg akan menemani untuk aktifitas tersebut.

Tapi sudahlah,,,sudah mepet nie waktu,,,go,,go balik cottages lalu breakfast,,,kita sudah info sama pegawai cottages kalo kita bergegas jadi sarapan udah siap setelah kita selesai bersih2 tubuh.
Mari makan pagi sedikit ke-bule-bulean haha,,,,,,,,


Tapi sambung celotehnya next yaaa...galau nya nonggol lagi mmmhh...mari bawa berbaring dan semoga ketiduran...good night!!












Minggu, Januari 11, 2015

SANTA RUN

Lari menjadi primadona tahun 2014, seiring banyaknya event-event yg diselenggarakan dengan mengusung berbagai konsep yg unik untuk olahraga lari ini, sebut saja COLOR RUN, LIGHT RUN, SKY RUN, RAINBOW RUNNING dan masih banyak lagi tema2 yg diusung berkaitan dengan olahraga yg satu ini. Saking banyaknya event serupa maka olah raga lari tiba2 menjadi olahraga yg digemari. Setelah sebelumnya olah raga ber-sepeda juga sempat booming di masa nya hehhe, ketika ber-sepeda trend waktu itu maka mudah kita jumpai di jalan2 protokol dipadati orang bersepeda di hari minggu. Dan seperti musim berganti maka trend pun bergeser sampailah tahun ini di olahraga LARI/RUN.

Lari adalah salah satu cabang olahraga atletik yg termasuk olahraga paling murah karena hanya dibutuhkan ketahanan tersendiri dari tubuh si pelari. Kembali ke event nya, aku pun sempet ikutan beberapa event RUN ini yakni BII Maybank Bali Marathon (msh official aja nyebut yaah hahhah..), Rock' n Run - Hard Rock Hotel (ikut lari dan beruntung dpt door prize), dan terakhir SANTA RUN-Bali Collection (ikut lari dan having fun with "ZUMBA dance"). 
 Meski di luar event diatas, ada lagi beberapa event yang aku pingin ikut jadi pengembira tetapi karena waktu kegiatannya berbenturan dengan kesibukan lain maka urung deh join.
Walau lari ku tak secepat temen-temen lain tapi tetep pengen ikutan event lari biar pun seok2 hihihii

LET’S HAVE FUN RUN ON BALI COLLECTION SANTA RUN

Hari minngu ini tanggal 7 Desember 2014, bersama Santa mari kita berlari, menyambut suasana Natal dan semangat kebersamaan dengan keluarga serta komunitas lain di Nusa Dua. Suasana lari kali ini agak berbeda karena tema nya Santa maka laripun kita menggunakan atribut Santa hohohohoho...tapi fun, seru juga. Jalur yg kita lalui hanya seputaran kawasan Bali Collection jadi tidak terlalu jauh, namun demikian tetap aja engap2 hikz....mendekati garis finish kita menjumpai bazaar dan sekaligus End of Year sale Bali Collection yg sudah berlangsung dari sehari sebelumnya tepatnya tanggal 6 Desember 2014. Finish lari kita ada sesi foto bareng Santa dan setelah itu mari goyang Zumba Dance ikutin instruktur yo...Then GOOD TIMES START HERE.....








Regram dr Bali Collection,,thanks




 It's fun and waiting another fun event....and now let's sleep...

Jumat, November 14, 2014

Rock'n Run bersama Hard Rock Hotel

Acara Rock'n Run ini merupakan acara tahunan yg diselenggarakan Hard Rock Hotel Bali. Dan setelah 13 kalinya berlalu baru pada acara Rock'n Run ke-14 tanggal 2 November 2014 ini aku ikut serta, lalu pas 1-13 aku dimana yaaa?... LOL. Kegiatan ini bukan hanya sekedar berlari namun selalu membawa misi positif. Dan Hard Rock Hotel Bali's fundraising 5k run tahun ini diperuntukan untuk Bali Pink Ribbon Foundation, sebuah yayasan mempunyai visi untuk mencegah kematian akibat kanker payudara dan membantu meningkatkan kualitas hidup orang-orang yang menderita kanker payudara.

Nuansa menjadi PINK sesuai dengan tema Rock 'n Run charity race #Bali Pink Ribbon#Let's Run for A Good Cause!


















Lalu ada apa dengan pagiku, pagi ini,,,,yak...sempet tersentak kaget hampir telat untuk event ini, alarm rupanya tak terlalu terdengar nyaring saking enaknya tidurr,,,syukurlah masih terkejar meski was-was takutnya susah parkir secara di kuta gitu...pengalaman pula acara BIImaybank Bali Marathon 14Sept 2bln lalu yg ruamee jadi parkir itu masalah hahahha
Tapi saat BIImaybak Marathon aku cuman supporter pewe doang kok,,,uhukk,,uhuuuk





Memasuki kuta, semakin deket dengan Hard Rock Hotel suasana aman terkendali dan parkir pun gampang depan pantai (tak serumit pikiranku hihihihiih,,,). Meski takut telat ternyata masih ada waktu nunggu temen yg ternyata belakangan juga dateng truss masih sempet minta narsis dengan @ibnujamilo @dimasseto_1 @dhiniaminarti salut ama meraka selain ganteng dan cantik ternyata rajin lari sehingga fit dan bugar yaa.
Sedangkan aku, masih aja males olga....yuks rock'n run, jadikan momentum untuk bersemangat lari heheheh
















Over all it's fun,,,,dan yg paling menyenangkan aku bisa pulang tanpa tangan kosong, meski tanpa tangan kosong bukan berartikan aku menang lari,,,hahhahhaha mana je, lari masi ngos2an mana mungkinlah yak masuk katagori pelari sesungguhnya, ga pernah latihan seperti temen2.
Yang menyenangkan itu adalah dapet door prize nya,,,,lumayanlah bikin temen mesem2 dan lumayan pula bisa dpt 2 voucher makan di Restaurant Ultimo senilai 500rb dan Voucher  Antton&Co senilai 200rb. Rupanya nomor peserta  "270" itu bawa berkah juga ya....  thanks Lord.

Rabu, November 05, 2014

GIRI PUTRI>>Puncak Mundi>>DALEM PED di Nusa Penida

Tirta Yatra lagi,,,, setelah awal bulan oktober ke Semeru-Bromo-Blambangan,,apakah bulan Oktober ini bulan Tirta Yatra ???
Entahlah? hanya mengikuti jejak langkah yg di depan mata, karena tak perlu rencana yg lama dan perhitungan yg panjang, tapi keseringan ujung-ujungnya batal,,,,berbeda dengan kali ini ke Nusa Penida untuk pertama kalinya dan dimudahkan kembali olehNYA seperti sebelum-sebelumnya.

Hari ini kebetulan hari Sabtu, tgl 25 Oktober 2014 dan kalender kebetulan pula berwarna merah, artinya libur so bisa mengajak Nay dan Rafi ikut serta, dan senangnya meraka semangat di ajak ke Nusa Penida. Kali ini perginya ber-8 seperti 2 keluarga dipersatukan dalam perjalanan yg sama,,,yaaa Nusa Penida tujuan kami, tak hanya untuk melakukan persembahyangan ke Giri Putri, Puncak Mundi, Dalem Ped tetapi ada tujuan lain yg secara kebetulan kami niatkan,,,tiiitttt,,,tiiitt (rahasia yaaa hahahahha),,,sisanya sekalian liburan weekend hehehhehe.

Singkat kata, pagi ini kami tergesa-gesa karena terlambat tiba di  pantai Sanur, temen Pewe sudah pegang tiket tapi kami belum sampai,,,janji jam 7pagi kumpul di pantai Sanur tapi kami baru tiba jam 7.30 jadi berlari-lari kecil deh pagi2 ter-engah2 mana parkiran padat ooee..inhale,,exhale,,,
Dan ternyata pantai Sanur pagi ini ramai sekali **mungkin karena hari libur**, banyak sekali orang yg menunggu boat untuk ke Nusa Penida, syukurlah kami dilancarkan langsung bisa naik Speed Boat punyanya CASPLA Bali, FYI harga tiket per-orang Rp. 75rb untuk one way. 
Untuk sampai di Nusa Penida kami melintasi Selat Badung, yang hanya membutuhkan waktu 50mnt-1jam dengan Speed Boat ini. Yang bikin was2 Boat yg kami tumpangi ini sempet mati mesin, yg membuat hatiku dag dig dug...secara di tengah laut, untunglah ga lama jadi pikiran ini belum sempet berpikir macam2 yg bikin paranoid sendiri.

Setibanya di Nusa Penida, kami ber-8 dijemput dengan mobil AVP yg sudah diatur oleh temannya pewe, jadi Sri tinggal duduk manis ikut alur seperti biasanya. Tujuan kami langsung ke tempat berteduh karena kami berencana menginap semalam di pulau ini. Ring Sameton Inn adalah tempat yg kami tuju untuk meletakkan barang-barang terlebih dahulu sebelum berkeliling di Nusa Penida.
Kami tidak langsung sembahyang siang ini karena pasti panas cetar, jadi kita sepakat sore baru keliling ke puranya. 
Berkeliling-nya pewe dan temannya tak usah diliput yaa, alias no celoteh untuk itu,,,tiiiiiitttt...tiiiiitttt

Singkat kata sore tiba, sekitar pukul 6sore kami memulai perjalanan untuk tirta yatra di Nusa Penida. Pura tujuan pertama adalah Pura Giri Putri, perjalanan dari hotel ke Pura Giri Putri lumayan makan waktu se-jam, dan jangan kaget walaupun kami naik mobil tapi rasanya seperti naik kuda saja,,,loncat2 gitu krn jalannya ga rata meskipun jalan sudah di aspal ,,,
Kurang lebih jam 7 kita sampai di Giri Putri, lalu di awalin naik tangga untuk sampai ke pura dan goa Giri Putri. Walaupun anak tangga tak sebanyak tangga menuju Pura Lempuyang tetep aja ngos2an efek jarang olga.

Tapi pelan-pelan sampai juga kok,,,konon katanya pura Giri Putri ini adalah Pemujaan Dalam Goa Terbesar di Bali. Sebelum melakukan persembahyang langsung ke Goa, kita akan tiba di halaman luar goa, dimana terdapat pelinggih pertama berbentuk Padmasari, tepat berada di samping kanan depan mulut goa. Usai melakukan persembahyang di sini baru kita bisa memasuki Goa Giri Putri. Mulut goa sangat kecil, hanya bisa dilalui satu orang saja. Namun itu hanya berjarak sekitar tiga meter, setelah melewati itu, orang-orang akan tercengang dan takjub, karena tidak menyangka sebelumnya bahwa rongga goa sangat lebar dan tinggi. Yang ada kagum akan kebesaran Tuhan ketika berada di dalam Goa ini, karena malam pandangan mata tidak bisa jauh menerawang ke sekeliling karena suasana jadi lebih gelap daripada siang hari meskipun sudah ada penerangan di dalam goa.
Untuk persembahyangan di dalam Goa Giri Putri kita akan di tuntun oleh pemangku di sana. Di Pura Giri Putri ini pula kita akan melukat dr sumber air suci, setelah itu baru kita bisa menaiki tangga baja yang terbuat dari bahan plat mobil untuk naik tangkil di Payogan (peraduan) Hyang Giri Putri - Hyang Giri Pati yang berwujud Padmasari.
Persembahyangan di Pura Goa Giri Putri berakhir di dekat mulut keluar goa, disini terdapat Padmasari sebagai sthana Hyang Siwa Amerta/Mahadewa, sebuah Gedongsari sthana Hyang Sri Sedana/Ratu Syahbandar, sebuah patung Dewi Kwam Im, serta altar Dewa Langit. Semua itu merupakan Dewa Pemurah, Pengasih dan Penyayang serta Dewa-dewi Kemakmuran. Sebelum beranjak keluar kita akan di bagikan gelang Tridatu, dimana gelang ini terbuat dari tiga benang berwarna Merah, Hitam dan Putih. Gelang Tridatu bukanlah Jimat atau bendah bertuah lainnya tapi merupakan simbol dari Dewa Trimurti (Merah simbol Dewa Brahma, Hitam simbol Dewa Wisnu dan Putih adalah simbol Dewa Siwa). Selain sebagai lambang Tri Kona (Kelahiran, Hidup dan Kematian) dengan menggunakan tridatu diharapkan kita selalu ingat dengan kebesaran Tuhan sebagai maha pencipta, pemelihara dan pelebur.

Sudah jam 9malam, waktu tak terasa di dalam goa tadi,,,,kami harus bergegas karena masih ada 2 pura lagi yg akan kita tuju. Puncak Mundi adalah tujuan berikutnya....karena Pura ini terdapat di Bukit yg merupakan daratan tertinggi di Nusa Penida jadi perjalanan mendaki dan cukup curam, syukurlah pak sopir sudah menguasai medan.
Untuk sampai disini pula membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam, lupa pastinya krn kami sempet mampir ke warung untuk sekedar makan penahan lapar takut kelewat malam ga ada warung buka.
Sampai di Pura ini suasana nya dingin sekali karena kita berada di puncak dan malam pula, untuk mempercepat waktu kita bergegas memulai persembahyangan. 
Dimulai dari Pura Krangkeng Kertanadi, baru ke Pura Puncak Mundi karena kedua pura ini berada dalam satu kawasan. Setelah segala nya selesai kami tancap gas lagi ke PURA DALEM PED, mengingat sudah larut malam anak2 sudah rewel krn ngantuk,,,,,

Sampai di Pura Dalem Ped pas tengah Malam, kita langsung cuss mengikuti aturan persembahyangan yg sudah ada di papan pengumuman karena di kawasan ini ada 4 buah pura yakni Pura Segara, Pura Taman Sari, Pura Ratu Dalem Gede (Mecaling) dan Pura Penataran Agung, maka mulailah sembahyang sesuai urutan pura itu.
Hari ini pemedek yg tangkil banyak banget, sampai-sampai tumpah ruah di wantilan dan halaman pura para pemedek yg mekemit di pura. Jika kami ikut mekemit di pura malam ini mungkin kami tidak akan kebagian ruang, syukurlah kami memutuskan menginap di hotel (pikirku dakam hati tentunya,,,).
Rentetan persembahyangan berakhir disini dan kami tak sabar merebahkan tubuh ini, terbayang empuknya kasur di kamar hotel hehehheheh,,,,

http://instagram.com/p/umJ7qmhJQc/?modal=true
Pagi ini sebelum kita ke cristal bay dan check out dr hotel, mari main air sejenak...nikmati fasilitas yang ada,,,karena jam 9 bli kadek (sopir) akan jemput kita untuk main ke objek terkenal di Nusa Penida yaitu Cristal Bay Beach yeaaah...







http://instagram.com/p/unhq9ZBJbT/?modal=true
Cristal Bay sangat terkenal untuk wisatawan asing, karena mereka bisa ber-snorkling ria disini dengan pemandangan laut yg indah, pasir putih dan air laut yg jernih,,,mmmhhhh paradise !!!!!!!
Indahnya Cristal Bay dan foto terbaiknya, mbah google pasti punya hehhehe....karena jepretan sri ga menunjukan keindahan pantai itu. 
Kami tidak main air lagi disini, tadi sudah obok2 di kolam renang hotel, lagian mau balik pula,,,,ribet kalo ganti lagi.
Kami makan perbekalan yg kita beli di pasar Mentigi. Awalnya kami mau berburu Ledok dan Lempet Kakie yg terkenal di Nusa Penida kata temen. Tapi sayang telat,,,HaBiiiiiissssss...Lempet asli Nusa Penida ini pake ikan Hiu, katanya super duper maknyuuus tapi ga beruntung deh...glek..glek ngecess denger cerita doang hahhaha...Untuk mengobati sedikit rasa penasaran, kita beli lempet+pepes ikan tongkol di pasar Mentigi aja deh gpp, nah ini yg kita bawa ke pantai dan pesta disana hahhah,,,makan makanan laut di laut....pas.









Tak puas makan makanan laut ini, kita book makan siang di warung be pasih, untuk dapet gurita maknyuuus...memang makanan laut pas kita makan di kawasan Nusa Penida ini...daripada makan nasi goreng di hotel wkwkkwkw.

Sebelum sampai tempat lunch, kami tergoda mangga di pinggir jalan, yang entah punya siapa, tapi kata pak kadek yg asli orang Nusa Penida, katanya gpp kalo kita petik,,,,so panen mangga oranglah kita...manis2 kecut tapi seger mangganya....







Time fly...perut kepenuhan mari mengejar Speed Boat Maruti yg brangkat terakhir jam 3 (kalo ga salah ingat yaaa..) untuk balik lagi ke Pantai Sanur dan tak sabar sampai rumah,,,istirahat....

PS : Photo selama di Pura nya malah tidak ter-upload, karena malam dan kemampuan camera ponsel tidak maksimal, so no sharing photo pas di pura yak...