Selasa, Juni 28, 2016

Tertambat di PHNOM PENH (Rangkaian Trip Kamboja-Vietnam-Singapore di penghunjung 2015 sambut 2016)

Sebelum pindah negara ke Vietnam dengan jalur darat maka Phnom Penh, ibu kota terbesar negara Kamboja akan kita singgahi. Phnom Penh dan Siem Reap merupakan tujuan wisata Negara Kamboja.


Hari ini, 27Desember2015... pukul 7 pagi kami bergegas meninggalkan hotel dengan sopir pengganti karena PALS tidak bisa mengantarkan kami. Sepanjang perjalanan kami bisa melihat suasana jalan-jalan yg kami lalui, mulai dari bangunan rumah-rumah khas kamboja, kendaraan, dan aktifitas penduduk disini.
 
gapura yg unik,,,

pompa bensin ini...banyak sepanjang perjalanan.

waaawww...mereka berbaris di jalan
Termasuk salah satu nya kami penasaran dengan jajanan kas masyarakat disini dan pak sopir (Arom) berbaik hati mau berhenti dan menunggu kita mencoba makanan ini. Bentuk luarnya yg unik krn dibungkus bambu bikin penasaran aja dan ternyata...taaaarrraaaa.... rasanya mirip jajan ketan kalo orang bali sie bilangnya jajan bantal, tapi enak sie,,,kita beli beberapa dan ternyata jadi teman sepanjang perjalanan ketika pingin nyemil hikz. Nama makanan itupun tak jelas aku denger, korlan kalo ga salah....entahlah ga jelas, jgn2 salah sebut tapi penampakannya seperti foto berikut. Cukup dengan 5USD kita dpt 6 batang bambu tentunya ada isinya dong hikz.


Perjalanan kami lanjutkan lagi, sampailah kami didaerah apa ini, waduh tak sadar, heboh bener debu-debu jalanan,,,apa karena proyek sepanjang jalan ini atau memang keadaan yg sebenarnya,,,yg jelas debu menghalangi pemandangan perjalanan, seperti kabut debu. Penduduk disini sepertinya terbiasa dengan kondisi seperti ini,,,atau tidak bisa berbuat apa2 dengan kondisi tersebut...entahlah, kami sekedar lewat dan berlalu menuju destinasi selanjutnya. Tapi pengap banget membayangkan kondisi tersebut jika terjadi di wilayah tempat tinggalku, sungguh ga tahan,,,,oooh BALI engkau masih surgaku.
Debu nya setebal apa? dan berhamburan di udara tidak ada terpikirkan untuk mengabadikannya dlm photo, aku hanya mendesah tak tahan dengan pemandangan ini, karena cukup lama dan panjang ber kilo-kilometer.:((((

Tetap melanjutkan perjalanan menuju Phnom Penh, tetapi Arom mengajak kita mampir ke Sambor Prei Kuk (tidak ada dlm itenerary) yg juga merupakan kompleks candi monumen Pra-Angkorian, yg letaknya 30km dari sebelah utara Kampong Thom. Situs ini dikenal juga sebagai Isanapura yg merupakan ibukota Kerajaan Chenla.


Area candi utama yg terdiri dr tiga kompleks ini, pada awal tahun 1970-an pernah di bom oleh pesawat AS dalam mendukung perjuangan pemerintah Lon Nol terhadap Khmer Merah. Beberapa kawah menakutkan dekat dengan kuil-kuil, masih bisa dilihat. ranjau darat terakhir di daerah ini dibersihkan pada tahun 2008.

Hal ini yg sempet bikin ragu kita melangkah, apakah lanjut berkeliling, apa cukup sekian dan terima kasih kabur,,,hanya karena parno akan ranjau darat duuuuhhhhhh,,.

Namun jalan berpasir yg kita lalui dan masuk ke daerah hutan rindang dengan pepohonan di temani anak-anak lokal yg manis dan mengantarkan kami berkeliling serta melihat candi2 menjadi sangat kita nikmati sehingga kita lupakan cerita ranjau itu. Astungkara aman.....dengan tiket masuk kesini 3 usd yaaa/orang. Selfie dan wefie di sambor prei kuk di slide show dibawah ini...:))))



nemu pas makan siang

Ok, Setelah jeda di sambor prei kuk kita lanjut lagi ke track menuju kota Phnom Penh, namun tentunya menyempatkan diri makan siang di salah satu tempat makan pinggir jalan yg kita lalui. Sore hari sekitar jam 5, kita sudah tiba di Phnom Penh..berarti makan waktu 10jam mulai kita berangkat dari Siem Reap jam 7pagi ini. Tampak wajar meleset dari seharusnya karena kita mampir ke Sambor Prei Kuk dan makan siang sehingga waktu tempuh yg lazimnya 6-7jam dari Siem Reap ke Phnom Penh menjadi bertambah.
Saatnya berpisah dengan Arom di depan hotel, biaya yg kami tebus untuk Arom yg menemani kami dr pagi hingga sore ini sebesar 160usd termasuk carter van-nya, dan ucapkan terima kasih pak sopir (Arom) karena sudah mengantarkan kami dan selamat sampai hotel.
Kami sudah lusuh dan ingin segera merebahkan badan ini, proses check in hotel selesai maka bergegas kita ke room masing2 dengan janjian kita hanya keluar malam ini deket2 hotel mencari isi perut dan melihat-lihat suasana malam pertama kami di Phnom Penh.
kamar kami dgn nuansa ungu

wefie sejenak sebelum bongkar koper..


Mari melihat sekeliling sejenak sebelum perut semakin lapar dan malam semakin larut...
Hotel kami berada di dekat Central Market, jadi suasananya sangat ramai namun kami tidak masuk ke tengah bangunan itu, kami justru mengelilinginya sembari tenggok2 mau makan apa kami malam ini.
mengelilingi central market..bangunan meliuk-liuk dibelakang itu
central market in frame at lobby hotel
Godaan sepanjang jalan,,,Tous les Jours dan Rujakan ala Phnom Penh, lalu menjatuhkan pilihan makan malemnya di BBQ Sorya yg berada di mall. Aaah mau makan aja kami bingung,,,.

tergoda pada beragam roti Tous les Jours
Rujak...rujakan guys
Akhirnya makan di mall, beberapa buddhist monk pun makan di mall :((

Usai makan sudah larut malam dan kitapun kembali ke hotel...kaki sudah minta selonjoran hahaha


Keesokan harinya 28des2015,,,,hari kedua kami di kota Phnom Penh, dan rencana kami adalah berkunjung ke Royal Palace, Killing Fields, National Museum, dan menghabiskan malam di Mekong Riverside. 
Tapi celotehnya nanti hehehehhe...

Kamis, Mei 26, 2016

Siem Reap 2 (Kamboja-Vietnam-Singapore di penghunjung 2015 sambut 2016)

Malam berlalu dan pagipun menghampiri...ini hari kedua (26des2015) kami berada di Siem Reap.

Aktifitas pagi kita awali dengan sarapan dolo di hotel, hal wajib buat energi sebelum ngebolang. Apa menu pagi ini,,yuk intip....ngenyangin banget pemirsah hikz.
Sarapan pagi yg kita nikmati di rooftop hotel ini sambil melihat matahari terbit bolelah, walau sedikit dihalangi gedung tinggi di sekitar gedung hotel ini.

Rencana hari ini kita akan seharian di kawasan candi yang masuk sebagai Angkor World Heritage,  sehingga wajib dikunjungi wisatawan jika ke Siem Reap.
Sesuai deal kemaren, hari ini PALS masih menemani kita untuk mengantarkan berkeliling dengan mobil VAN nya dari satu candi ke candi lain, karena ga mungkin jalan kaki loo dengan areal candi seluas ini.

Adapun kompleks candi-canti itu sebagai berikut:
1. Angkor Wat
2. Angkor Thom
3. Bayon.
4. Chau Say Tevoda
5. Thommanon
6. Ta Phrom
7. Banteay Kdei


Karena luasnya kawasan ini jadi tiket tersedia dalam tiga tipe: 1 hari (USD20), 3 hari dalam 1 minggu (USD40), dan 6 hari dalam 1 bulan (USD60). Kita mah ga mungkin 3hr atau bahkan 6hr ngubek2 candi yaaa...hahah cukup 1 hari saja.

Angkor Pass, lengkap dengan tampangku
Di gerbang masuk kawasan Angkor kita langsung ketemu konter tiket dan jangan heran karena kita diminta menghadap kamera dan taraaaa,,,,tampangku udah nonggol aja di tiket yg kita tebus $20. Dengan pass ini..sah bole berkeliling di Angkor World Heritage. Jangan lupa topi ya,,,atau payung deh karena cuaca nya panas dan kita mesti jalan untuk sampai candi-candi tersebut.




ANGKOR WAT tempat ini merupakan pijakan pertama, turun dr mobil sudah terasa panasnya walau hari masih pagi. Namun kami melewatkan moment sunrise di Angkor Wat karena tak sanggup bangun pagi dan mengejar matahari....

Topi...topi mana....... topi...adaaaa...syukur deh..panes bok,,,syal juga berfungsi dengan baik hahha lumayanlah bikin adem dikit. Mulailah kita berjalan menuju Angkor Wat dimana jalan masuk utama ke Angkor Wat sepanjang setengah kilometer dihiasi pagar susun pegangan tangan dan diapit oleh danau buatan manusia yang disebut sebagai Baray.
 






































Bangunan Angkor Wat yg merupakan sebuah kuil (candi) terbuat dari tumpukan batu-batu besar. Seperti candi-candi pada umumnya, dinding Angkor Wat juga di hiasi dengan relief yang menggambarkan kehidupan masa lalu. Selain itu, juga terdapat patung-patung yang dipahat dengan sangat detail.









































Sayang bgd saat kami berada di Angkor Wat tidak bisa naik ke Bakan, karena antrean panjang orang yg mau naik di tengah terik matahari dan mesti melalui banyak anak tangga. Bakan adalah puncak candi Angkor Wat. Di atas candi ini kita juga dapat melihat relief dan patung-patung Angkor Wat yang cantik. Dari atas sini pula kita dapat melihat sekeliling Angkor Wat. Desain Bakan ini sangat khas, berbentuk mengerucut ke atas khas Candi Hindu pada umumnya.


Satu hal yg tidak terlewatkan saat itu, karena kerumunan wisatawan dgn local guide yg menjelaskan pada wisatawan yg dia bawa (kita numpang denger aja hahahha) bahwa kita konon berada di titik pusat bumi (Center of The Universe) yg posisinya berada di tengah Angkor Wat. Untuk berfoto disini lumayan nunggu, giliran dong...tapi tetep kekeh biar bisa foto deh....
keren kan hahah...











Place for Lunch
Sebelum melanjutkan wisata Angkor World ini, krn sudah siang kita akan mampir untuk lunch dan tidak jauh-jauh dari kawasan ini. Nama restaurant tempat kita makan siang ini adalah CACO, makanannya lumayan apa karena kita lapar n capek jelajah ya,,,jadi ludes :D







gerbang selatan angkor thom

ANGKOR THOM merupakan reruntuhan kompleks ibu kota kerajaan Khmer kuno di Kamboja. Angkor Thom melingkupi bagian tengah kompleks kota kuno Angkor. Reruntuhan di dalam kompleks kota ini berupa candi-candi dan istana-istana, serta terdapat arca-arca yang besar. Pada pusat kota ini berdiri candi Bayon, candi Lokeswara, sementara situs-situs arkeologi penting lainnya berhimpun di sekitar lapangan kejayaan, seperti alun-alun tepat di sebelah utara candi Bayon.









Teras Gajah













BAYON adalah candi agung Kerajaan Khmer, dimana ciri khas candi Bayon terdapat banyak wajah berukuran raksasa dengan ekspresi yang tenang, teduh, dan anggun, terukir pada menara-menara candi yang mengelilingi puncak utama dan memiliki empat sisi wajah melambangkan empat arah mata angin, mengawasi segala penjuru arah.



TA PROHM adalah candi yg menjadi wajib dikunjungi setelah film Hollywood "Lara Croft : Tomb Rider" menggunakan tempat ini sebagai lokasi shooting. Jadi kalo kesini wajib hukumnya untuk berfoto dong. Tetapi sayang lilitan akar pohon besar yg memeluk tubuh candi dimana menimbulkan efek mencekam dan dramatik/ fotogenik itu tidak seperti sebelumnya karena lambat laun cengkraman lilitan akar pohon tersebut merusak candi. Jadi saat kami datang ada tempat2 yg tidak bisa kita masuki karena dalam tahap konservasi. Sedikit kecewa, tapi semua demi menghindari kerusakan candi yg lebih fatal lagi yaaa,,,,





antrelah kalo mau foto di ta prohm

Chau Say Tevoda, Thommanon, Banteay Kdei, ketiga tempat ini sepertinya lolos dr pijakan kali ini,,,waktu kita tak cukuplah dan lumayan lelah kita main di lapangan kayak alun-alun kota :D


menyita perhatian kami (ibunya menemani anak2nya belajar sambil bekerja)





Dan PALS (sopir van) sudah menunggu kita tidak jauh dr alun-alun ini... lalu kita beranjak meninggalkan Angkor World Heritage dan kembali ke hotel, karena menjelang sore dan kita ada waktu sebentar buat melemaskan otot n leyeh2 lalu mandi2, nanti keluyuran di Night Market sekalian makan malem disini.

Namanya saja Night Market pastinya buka di malam hari, disini banyak kita jumpai berbagai jenis barang entah itu pakaian, tas, sepatu, kacamata, dan souvenir serta tentunya tempat makan banyak pula disini.
Semakin malam suasana semakin ramai dan meriah karena hiasan lampu2 nan cantik di sepanjang tempat ini. Seperti tidak berada di Kamboja rasanya, karena orang-orang dari berbagai negara bertemu disini, entah untuk sekedar makan malam/ berbelanja/ pijat refleksi/ atau bahkan hanya sekedar berkeliling menikmati suasana Angkor Night Market ini dan Pub Street (terdapat aneka pub, café dan restoran yang menawarkan menu internasional).

Berbelanja di Night Market jangan ragu untuk menawar ya, seperti halnya kita berbelanja di pasar tradisional di Indonesia hehhe. 

sayang ga punya nyali buat nyoba makanan ini....

Serangga adalah bahan makanan yang sering dijumpai dalam kuliner Kamboja. Tarantula, jangkrik, belalang, dan kalajengking ini dijadikan cemilan khas yang dijajakan di pinggir-pinggir jalan. Dare to eat ?????


 
 


happy new year 2016...menjelang penghujung tahun :)))


Siem Riep 1                                                                                          Phnom Penh 1